Latar Belakang Pemuda
Apa yang dimaksud dengan pemuda?
Pemuda
adalah generasi penerus bangsa, dimana sosok pemuda diharapkan dapatmelanjutkan
perjuangan dari generasi sebelumnya dan mungkin lebih baik. Suatu bangsa
pastinya memiliki harapan yang besar untuk penerus bangsa nya di masa depan
yang menjadikan bangsa Indonesia ini bangsa yang lebih maju.
Macam – macam pemuda dikaji dari perannya dalam masyarakat:
1. Jenis pemuda urakan
Yaitu pemuda yang tidak bermaksud untuk mengadakan perubahan–perubahan dalam masyarakat. Tidak ingin untuk mengadakan perubahan dalam kebudayaan, akan tetapi ingin kebebasan bagi dirinya sendiri, kebebasan untuk menentukan kehendak diri sendiri.
2. Jenis pemuda nakal
Pemuda-pemuda ini tidak ingin, tidak berminat dan tidak bermaksud untuk mengadakan perubahan dalam masyarakat ataupun kebudayaan, melainkan berusaha memperoleh manfaat dari masyarakat dengan menggunakan tindakan yang mereka anggap menguntungkan dirinya tetapi merugikan masyarakat.
3. Jenis Pemuda Radikal
Pemuda-pemuda radikal berkeinginan untuk mengadakan perubahan revolusioner. Mereka tidak puas, tidak bisa menerima kenyataan yang mereka hadapi dan oleh sebab itu mereka hadapi dan oleh sebab itu mereka berusaha baik secara lisan maupun tindakan rencana jangka panjang asal saja keadaan berubah sekarang juga.
4. Jenis Pemuda Sholeh
Pemuda yang dalam setiap tingkah lakunya sehari – hari selalu berpegang teguh terhadap agamanya. Melakukan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
Macam – macam pemuda dikaji dari perannya dalam masyarakat:
1. Jenis pemuda urakan
Yaitu pemuda yang tidak bermaksud untuk mengadakan perubahan–perubahan dalam masyarakat. Tidak ingin untuk mengadakan perubahan dalam kebudayaan, akan tetapi ingin kebebasan bagi dirinya sendiri, kebebasan untuk menentukan kehendak diri sendiri.
2. Jenis pemuda nakal
Pemuda-pemuda ini tidak ingin, tidak berminat dan tidak bermaksud untuk mengadakan perubahan dalam masyarakat ataupun kebudayaan, melainkan berusaha memperoleh manfaat dari masyarakat dengan menggunakan tindakan yang mereka anggap menguntungkan dirinya tetapi merugikan masyarakat.
3. Jenis Pemuda Radikal
Pemuda-pemuda radikal berkeinginan untuk mengadakan perubahan revolusioner. Mereka tidak puas, tidak bisa menerima kenyataan yang mereka hadapi dan oleh sebab itu mereka hadapi dan oleh sebab itu mereka berusaha baik secara lisan maupun tindakan rencana jangka panjang asal saja keadaan berubah sekarang juga.
4. Jenis Pemuda Sholeh
Pemuda yang dalam setiap tingkah lakunya sehari – hari selalu berpegang teguh terhadap agamanya. Melakukan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
Yaitu pemuda yang tidak bermaksud untuk mengadakan perubahan–perubahan dalam masyarakat. Tidak ingin untuk mengadakan perubahan dalam kebudayaan, akan tetapi ingin kebebasan bagi dirinya sendiri, kebebasan untuk menentukan kehendak diri sendiri.
2. Jenis pemuda nakal
Pemuda-pemuda ini tidak ingin, tidak berminat dan tidak bermaksud untuk mengadakan perubahan dalam masyarakat ataupun kebudayaan, melainkan berusaha memperoleh manfaat dari masyarakat dengan menggunakan tindakan yang mereka anggap menguntungkan dirinya tetapi merugikan masyarakat.
3. Jenis Pemuda Radikal
Pemuda-pemuda radikal berkeinginan untuk mengadakan perubahan revolusioner. Mereka tidak puas, tidak bisa menerima kenyataan yang mereka hadapi dan oleh sebab itu mereka hadapi dan oleh sebab itu mereka berusaha baik secara lisan maupun tindakan rencana jangka panjang asal saja keadaan berubah sekarang juga.
4. Jenis Pemuda Sholeh
Pemuda yang dalam setiap tingkah lakunya sehari – hari selalu berpegang teguh terhadap agamanya. Melakukan perintah-Nya dan menjauhi larangan-Nya.
Definisi pemuda:
1.Pemuda
adalah individu yang bila dilihat secara fisik sedang mengalami perkembangan
emosional, sehingga pemuda merupakan sumber daya manusia pembangunan baik saat
ini maupun masa datang.
2.Pemuda
adalah individu dengan karakter dinamis, bahkan bergejolak dan optimis namun
belum memiliki pengendalian emosi yang stabil.
Apa yang sudah saya lakukan?
Dalam keluarga
Sebagai
pemuda, saya sudah berusaha mencoba melakukan hal-hal terbaik yang bisa saya
lakukan di dalam keluarga. Saya sendiri dapat belajar dari orang tua saya yang
mendidik untuk menjadikan anak-anak nya mandiri. Sehingga kami pun anak-anak
nya bisa hidup tanpa harus merepotkan orang lain dan kelak kami bisa hidup
dengan baik jika sudah memiliki rumah tanggga sendiri
Sebagai
contoh saya setiap minggu akan membersihkan rumah hingga menyeluruh sampai
barang-barang juga dibersihkan supaya kami dirumah merasa nyaman. Dari semua
alat-alat pembersih di dalam rumah, kami diajarkan bagaimana cara
menggunakannya.
Dalam lingkungan masyarakat
Sebagai
pemuda di dalam lingkungan masyarakat, saya berusaha menjadi pribadi yang baik
dan lebih baik lagi, menjaga norma-norma sosial yang ada. Saya juga menjadi
Karang Taruna dirumah saya, Karang Taruna dibuat untuk mengelola berbagai kegiatan yang akan
diadakan pada hari-hari besar, misalnya acara 17 agustus hari kemerdekaan akan
mengadakan lomba-lomba untuk semua kalangan masyarakat di lingkungan sekitar
saya.
Dalam berbangsa dan bernegara
Sebagai
pemuda di dalam berbangsa dan bernegara, saya ingin berkontribusi banyak untuk
Indonesia. Saya sejak kecil ingin menjadi atlit untuk membanggakan orang-orang
sekitar dan bangsa negara saya. Namun cita-cita itu masih belum terwujud. Namun
dalam aturan HUKUM setidaknya saya tetap menjaga dan mengikuti perturan yang
ada, misalnya saja dalam berkendara. Saya selalu membawa surat-surat seperti
STNK,SIM dan tentunya memakai helm untuk keselamatan saya sendiri juga.
Berikut ini adalah tokoh pemuda yang menginspirasi saya:
Paul Labile Pogba lahir pada 15 maret 1993 di Lagny-Sur-Marne, Prancis. Ia dilahirkan oleh keturunan kongo yaitu ibu nya,Yeo moriba dan Ayahnya yang berasal dari Guinea, Fassou Antoine yang keduanya berimigrasi ke Prancis untuk mencari padang rumput yang lebih hijau pada 1990 awal. Spesialnya Paul Pogba memeluk agama Islam yang mana disana didominasi oleh non-Muslim.
Ia adalah anak terakhir dari dua saudara laki-laki yaitu, Mathias dan Florentine mereka memiliki wajah kembar. Mereka semua adalah pemain sepak bola namun memilih Tim-Nasional yang berbeda. Paul memilih perancis sebagai tempat mengabdi dalam sepak bola nya, Mathias dan Florentine memilih Guinea.
Paul Pogba memulai karir sepak bola nya pada usia enam tahun bermain untuk AS-Roissy-en-Brie. Klub sepak bola yang berada beberapa mil di selatan kota kelahirannya. Dia menghabiskan tujuh musim disana sebelum bergabung dengan klub AS Torcy dimana disana ia menjadi kapten tim under-13 di klub tersebut. Itu tidak lama sebelum ia bergabung dengan Le Havre sebagai seorang 13 tahun yang menunjukan permainan mengesankan yang menarik klub-klub top eropa saat ia berkembang melalui kelompok usia. Ketika Pogba mengumumkan bahwa ia bergabung dengan Manchester United pada 2009. Le Havre tertegun, dan menuduh Setan Merah memberikan uang sangat besar dan rumah sehingga orang tua Pogba mengakhiri kontrak yang sudah ada terlalu dini. Namun Manchester United dibersihkan dari kesalahan apapun oleh FIFA karena Le Havre tidak mengajukan banding kepada FIFA.
Di karir mudanya Paul Pogba menghabiskan 2 tahun dengan Manchester United dari 2009-2011, disana ia bertemu dengan Jesse Lingard dan menjalin pertemenan baik hingga saat ini. Pogba menghabiskan 3 tahun terakhirnya di Manchester United sebelum kurangnya waktu dan kesempatan bermain yang membuatnya terbuang dari Manchester United dengan status Free Tranfers. Namun Juventus bersedia menampung anak terbuang ini dan merubahnya menjadi berlian. Kepahlawanannya di Juventus memberikan dampak besar kepada Juventus dan karirnya ia sendiri, ia memenangkan empat gelar Serie A, serta sejumlah gelar Coppa Italia dan Supercoppa Italia. Yang akhirnya Manchester United harus menebus kepulangannya kembali dengan memecahkan rekor pembelian klub sebesar € 89.3 juta pounds di 2016.
Dua tahun kemudian ia terpilih dalam 23 pemain, oleh pasukan Les Blues atau Si Ayam Jago julukan Skuad Perancis yang memenagi World Cup 2018 di Russia. Sisanya, sebagaimana yang mereka katakan, adalah sejarah.
Apa yang bisa saya contoh dari tokoh ini:
Saya menemukan sifat yang ambisius dan tetap berpegang teguh pada keyakinannya, bahwa sesungguhnya kita sendiri lah yang dapat menentukan hidup kita bukan orang lain. Tokoh ini telah mengajarkan saya kalau jatuh harus bangun lagi, tidak peduli seberapa jauh kita jatuh namun yang terpenting secepat mungkin kita bangun kembali.
