Kamis, 19 November 2020

(REVIEW) SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT GINJAL DAN SALURAN KEMIH DENGAN METODE BREADTH FIRST SEARCH

 

(REVIEW)

SISTEM PAKAR DIAGNOSA PENYAKIT GINJAL DAN SALURAN KEMIH DENGAN METODE BREADTH FIRST SEARCH

 

Ø LATAR BELAKANG

Saat ini penyakit ginjal mempengaruhi kematian orang dewasa di seluruh Dunia khususnya Benua Asia, Australia, Eropa Utara, dan Amerika Selatan. Penyakit ginjal menjadi indikator kuat risiko kematian dan stadium akhir penyakit ginjal. Gejala Penyakit Ginjal harus diketahui oleh setiap orang, karena memang penyakit ini sulit dideteksi (sering tidak ada tanda-tanda peringatan) namun sangat mengancam kehidupan seseorang. Dan kondisi terburuk pasien penyakit Ginjal adalah tidak berfunsinya ginjal dalam tubuh dalam periode bulan atau tahun. Penyakit ginjal saat ini mempengaruhi kematian sekitar 10 % sampai 16 % orang dewasa di seluruh Dunia Khususnya Benua Asia, Australia, Eropa Utara, dan Amerika Selatan. Hipertensi dan diabetes adalah kondisi umum yang disertai dengan penyakit ginjal menjadi penyebab kematian di berbagai belahan dunia tersebut. Hal tersebut didukung dari 46 penelitian yang dilakukan di John Hopkins Bloomberg School of Public Health (1972-2011) yang memfokuskan setelah menganalisa data sebanyak dua juta partisipan dari benua Asia, Australia, Eropa Utara, dan Amerika Selatan menemukan bahwa penyakit ginjal menjadi indikator kuat risiko kematian dan stadium akhir penyakit ginjal. Penyebab yang mempengaruhi penyakit ginjal ini dikarenakan kurangnya pengetahuan tentang informasi gejala-gejala yang timbul pada penyakit ginjal dan juga kurangnya pelayanan dan fasilitas kesehatan kususnya untuk penyakit ginjal itu sendiri.

 

Ø TUJUAN

Dalam bidang kesehatan dibutuhkan juga sebuah teknologi komputer yang mampu mendiagnosa penyakit ginjal dan saluran kemih, maka dari itu pengembangan sistem pakar menggunakan metode Breadth First Search, yang mempunyai kelebihan diantaranya tidak akan menemui jalan buntu dalam melakukan proses pencarian solusi, jika terdapat lebih dari satu solusi maka solusi minimum akan dipilih untuk melakukan diagnosa penyakit ginjal dan saluran kemih. Maka dengan ini diharapkan aplikasi ini dapat meningkatkan kinerja pelayanan dan fasilitas kesehatan, serta pasien dapat melakukan diagnosa awal untuk penyakit ginjal tanpa harus menunggu pemeriksaan dokter. Pengimplementasian sistem ini bertujuan untuk memudahkan untuk mendapatkan informasi tentang gejala yang timbul sebagai penyebab dari penyakit ginjal dan saluran kemih, agar sesuai dengan perkembangan Teknologi Informasi dewasa ini. Dan untuk proses pengujian yang penulis lakukan terhadap program ini menggunakan sistem Blackbox Testing yang cenderung dapat menemukan hal-hal seperti fungsi yang tidak benar atau tidak ada, kesalahan antarmuka (interface errors), kesalahan pada struktur data dan akses basis data, kesalahan peformansi (performance errors), kesalahan inisialisasi dan terminasi.

 

Ø METODE YANG DIPAKAI

Metode Breadth First Search (BFS) merupakan pencarian yang dilakukan dengan mengunjungi tiap-tiap node secara sistematis pada setiap level hingga keadaan tujuan (goal state) ditemukan. Dengan kata lain menggunjungi terlebih dahulu semua node yang selevel hingga ditemukan goal statenya. Breadth First Search dapat diartikan juga dengan algoritma pencarian simpul dalam graf (pohon) secara travelsal yang dimulai dari simpul akar dan mengecek semua simpul-simpul tetangganya. Setelah itu, dari tiap simpul tetangganya, algoritma akan terus mencek semua simpul tetangganya yang belum dicek, sedemikian seterusnya hingga menemukan simpul tujuan Breadt First Search. Interpreter kaidah mulai dari fakta yang ada yaitu hipotesa kemudian kaidah bagian THEN mulai di uji untuk mendukung hipotesa awal. Jika ditemukan maka kaidah IF yang cocok digunakan untuk menghasilkan hipotesa antara yang baru. Kemudian proses berantai terus di ulang, mengumpulkan bukti yang mendukung, sehingga hipotesa terbukti kebenarannya.

Keuntungan dari metode ini :

1. Tidak menemui jalan buntu.

2. Jika ada suatu solusi, maka Breadthfirst search akan menemukannya.

3. Jika didapat lebih dari satu solusi, maka solusi minimum akan ditemukan.

Kelemahan metode ini :

1. Membutuhkan memori yang cukup banyak, karena menyimpan semua node dalam suatu pohon.

2. Membutuhkan waktu yang cukup lama, karena akan menguji n level untuk mendapatkan solusi pada level ke- (n + 1).

 

Ø PEMBAHASAN

Sistem Pakar (Expert System)

merupakan salah satu teknik kecerdasan buatan yang berusaha mengadopsi pengetahuan manusia ke komputer, agar komputer dapat menyelesaikan masalah seperti yang biasa dilakukan oleh para ahli. Tujuan utama pengembangan sistem pakar ini adalah mensubstitusikan pengetahuan dan pengalaman pakar ahli diberbagai bidang seperti para ahli di sini adalah orang-orang yang memiliki keahlian khusus dalam memecahkan masalah yang tidak bisa diselesaikan oleh orang biasa. Seperti dokter, mekanik, psikolog, dll.

 

 

Struktur Sistem Pakar

 

Sistem pakar terdiri dari dua bagian pokok, yaitu: lingkungan pengembangan (development environment) dan lingkungan konsultasi (consultation environment). Lingkungan pengembangan digunakan sebagai pembangun sistem pakar baik dari segi pembangunan komponen maupun basis pengetahuan. Lingkungan konsultasi digunakan oleh seseorang yang bukan ahli untuk berkonsultasi (Kusumadewi, 2003:113-115).

 

Unsur Manusia dalam Sistem Pakar

 

1.       Pakar (The Expert)

seorang pakar ialah seseorang yang memiliki pengetahuan ataupun kemampuan luas dalam bidang studi tertentu.

2.       Perekayasa Pengetahuan (Knowledge Engineer)

penyerap pengetahuan untuk selanjutnya ditransfer ke dalam basis pengetahuan. Pengetahuan diperoleh dari pakar, dilengkapi dengan buku, basis data, laporan penelitian, dan pengalaman pemakai.

3.       Pemakai (User)

seorang yang menggunakan sistem pakar untuk membantu keperluannya

4.       Unsur lainnya

beberapa unsur lainnya yang mungkin termasuk ke dalam usur manusia untuk sistem pakar adalah pembangun sistem (system builder) atau system analyst yang membantu mengintegrasikan sebuah sistem pakar dengan sistem terkomputerisasi lainnya.

 

Metode Breadth First Search

adalah algoritma yang melakukan pencarian secara melebar yang mengunjungi simpul secara preorder yaitu mengunjungi suatu simpul kemudian mengunjungi semua simpul yang bertetangga dengan simpul tersebut terlebih dahulu. Selanjutnya, simpul yang belum dikunjungi dan bertetangga dengan simpulsimpul yang tadi dikunjungi , demikian seterusnya

 

Entity Relationship Diagram (ERD)

sebuah model yang berguna untuk mengatur hubungan antar entitas atau tabel yang ada dalam sebuah database. Tentunya antar himpunan entitas satu dengan lainnya memiliki keterhubungan atau relasi yang tak bisa dipisahkan. Entitas yang dimaksud dalam hal tersebut ialah tabel, untuk desain database sendiri adalah sekumpulan tabel, khususnya seperti SQL.

 

Dalam sistem Entity Relationship Diagram (ERD), terdapat beberapa istilah penting diantaranya :

1.       Entitas (Entity) Suatu entitas yang dapat berupa orang, tempat, obyek, atau kejadian yang dianggap penting bagi perusahaan, sehingga segala atributnya harus dicatat dan disimpan dalam basis data.

2.       Atribut (Atribute) Setiap entitas mempunyai karakterisik tertentu yang dinamakan dengan atribut.

3.       Relasi (relationship) Hubungan antara dua atau lebih entitas yang saling berkaitan.

4.       Identifier Merupakan nama atribute yang digunakan untuk mengidentifikasi suatu entitas, Ada tiga jenis identifier diantaranya Primary Key, Secondary Key, dan Foreign Key. Dalam penulisan tugas akhir ini hanya menggunakan Primary Key dan Foreign Key, berikut ini penjelasan dari Primary Key dan Foreign Key:

a.       Primary Key merupakan suatu kode identifikasi yang bersifat unik yang ditunjukkan oleh masing-masing record dalam sistem. Tujuan dari Primary key adalah untuk menunjukkan lokasi tiap catatan di dalam suatu file mengenai catatan-catatan serupa.

b.       Foreign Key merupakan attribute yang merupakan Primary key dari relasi lain yang ditarik/dihubungkan ke suatu relasi.

5.       Kardinalitas (Cardinality) Merupakan kendala-kendala yang timbul dalam hubungan antar entitas.

 

Merupakan derajat yang menunjukkan jumlah maksimum entitas yang dapat berelasi dengan entitas pada himpunan entitas yang lain. Macam-macam kardinalitas, misalkan hubungan antara entitas A dan B:

 

1.       Satu ke satu (one to one), maksudnya adalah setiap anggota entitas A hanya boleh berhubungan dengan satu anggota entitas B, begitu pula sebaliknya.

2.       Satu ke banyak (one to many), maksudnya adalah setiap anggota entitas A dapat berhubungan dengan lebih dari satu anggota entitas B tetapi tidak sebaliknya.

3.       Banyak ke banyak (many to many), maksudnya adalah Setiap anggota entitas A dapat berhubungan dengan banyak anggota entitas B dan sebaliknya.

 

Unified Modeling Language (UML)

adalah sebuah metode pemodelan yang digunakan untuk memvisualisasikan sebuah perancangan sistem berorientasi objek, definisi UML adalah sebagai suatu bahasa yang sudah menjadi standar pada visualisasi, perancangan, dan juga pendokumentasian sistem aplikasi.

 

Diagram UML yang digunakan dalam penulisan tugas akhir ini adalah sebagai berikut:

1.       Use Case Diagram

suatu urutan interaksi yang saling berkaitan antara sistem dan aktor. Use case dijalankan melalui cara menggambarkan tipe interaksi antara user suatu program (sistem) dengan sistemnya sendiri. Use case melalui sebuah cerita yang mana sebuah sistem itu dipakai. Use case juga dipakai untuk membentuk perilaku (behaviour) sistem yang akan dibuat. Sebuah use case menggambarkan sebuah interakasi antara pengguna (aktor) dengan sistem yang sudah ada.

Berikut ini merupakan Use Case Diagram yang menggambarkan aplikasi sistem diagnosa penyakit ginjal dan saluran kemih secara keseluruhan:

                Use Case Diagram

 

2.       Class Diagram

visual dari struktur sistem program pada kelompok-kelompok yang di bentuk. Class diagram merupakan alur jalannya database pada sistem. Class diagram adalah gambaran alur database dalam program. Dalam sebuah laporan sistem maka class diagram wajib ada. Squence diagram adalah bagian dari UML (Unified Modeling Language). Dalam sebuah laporan sequence diagram wajib ada karena sangat penting.

 

                                  Class Diagram

 

3.       Squence Diagram

diagram interaksi yang merinci bagaimana sebuah operasi dilakukan. Sequence diagram atau diagram urutan menggambarkan interaksi antar kelas dalam hal pertukaran pesan dari waktu ke waktu. Sequence diagram kadang juga disebut diagram acara.

                                                Sequence Diagram Admin

 

                                                 Sequence Diagram Pasien

 

Pengujian Blackbox

pengujian menggunakan sekumpulan aktifitas validasi, dengan pendekatan black box testing. Pengujian dimaksudkan untuk mengetahui apakah fungsi-fungsi, masukan, dan keluaran dari perangkat lunak sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan. Pengujian kotak hitam dilakukan dengan membuat kasus uji yang bersifat mencoba semua fungsi dengan memakai perangkat lunak apakah sesuai dengan spesifikasi yang dibutuhkan. Kasus uji yang dibuat untuk melakukan pengujian black box testing harus dibuat dengan kasus benar dan kasus salah.

 

 

 

 

 

 

Implementasi

 

1.       Form Master

Disini adalah pemisah antara bagian dokter dengan pasien untuk melakukan diagnosa dan tampilan utama dari sistem pakar diagnosa penyakit ginjal dan saluran kemih.

2.       Form Menu Utama

Dokter dapat melakukan perubahan dari data diagnosa, penyakit, password, jadwal praktek dan dapat mencetak data-data yang sudah masuk ke dalam sistem ini.

 

3.       Form Input Gejala Penyakit

 Admin harus memasukan data untuk diagnosa yang dilakukan pasien.

 

 

 

 

4.       Form Input Penyakit

Admin juga harus memasukan data penyakit untuk menentukan gejala apa yang di alami pasien setelah melakukan diagnosa yang dilakukan pasien.

5.       From View Data Rekap Pasien

 Disini dokter dapat melihat data pasien yang telah melakukan diagnosa di sistem pakar ini. Dan dokter juga dapat mencetak semua data pasien ke dalam bentuk dokumen.

6.       Form Identitas Pasien

Pasien harus mengisi identitas diri sendiri sesuai form yang di sediakan sebelum melakukan diagnose.

7.       Form Diagnosa

 Disini pasien di haruskan menjawab pertanyaan yang di sediakan oleh sistem sesuai apa yang anda rasakan.

8.       Form Hasil Diagnosa

 Pasien akan mengetahui hasil dari diagnosa dari gejala-gejala awal yang di rasakan pasien.

 

 

Ø KELEBIHAN JURNAL YANG DI REVIEW

Menurut saya kelebihan dari Jurnal yang saya review ini yaitu metode yang dipakai oleh pembuat Jurnal ini sangat memudahkan akan menemukan solusi tanpa ada jalan buntu ini sangat bagus karna tidak akan banyak menyita waktu jika ada kendala dapat cepat menemukan banyak solusi dengan memilih solusi terminimum hingga masalah dapat terselesaikan. Dan tentunya sangat membantu kepada orang yang mengidap gejala penyakit ginjal dan saluran kemih untuk secepatnya mengetahui gejala-gejala yang bermunculan, saya kira itu yang dapat saya katakana akan kelebihan jurnal ini.

 

Ø SARAN

Saran yang saya dapat berikan yaitu semoga kedepannya dapat dievaluasi sesering mungkin dari keluhan dan pengalaman pengguna, sehingga sistem pakar ini akan terus membaik dan berkembang  untuk kesehatan juga pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya informasi tentang penyakit ginjal dan saluran kemih. Mungkin juga dengan menambah dan memperbanyak persebaran entity ke klinik atau rumah sakit di kota dan juga daerah pelosok agar tidak terdapat kesenjangan Kesehatan masyarakat.

 

 

 

 

Ø KESIMPULAN

Dengan terdapat permasalahan yaitu penyakit ginjal dan saluran kemih yang cukup meresahkan masyarakat, sistem pakar ini datang untuk menekan kasus tsb dengan sistem pakar ini gejala awal akan segara diketahui dan secepatnya solusi awal pengobatan dapat dilaksanakan. Sistem pakar ini sangat mempermudah pakar dalam menyusutkan permasalahan penyakit ginjal dan saluran kemih.

 

Ø DAFTAR REFERENSI

A.      S, R., & Salahuddin, M. (2011).

Modul Pembelajaran Rekayasa Perangkat Lunak (Terstruktur dan Berorientasi Objek).

       Bandung: Penerbit Modula

A. S, R., & Salahuddin, M. (2013).

Rekayasa Perangkat Lunak

Terstruktur dan Berorientasi

Objek. Bandung: Informatika.

Desiani, A., & Arhami, M. (2006).

Konsep Kecerdasan Buatan.

Yogyakarta: Andi.

Joni, I., & Raharjo, B. (2011).

Pemrograman C dan

Implementasinya. Bandung:

Informatika.

Kroenke, D. (2006). Database

Processing: Fundamentals,

Design, and Implementation.

Pearson Prentice Hall.

Martin, F. (2005). Panduan Singkat

Tentang Bahasa Pemodelan

Objek Standar (3 ed.).

Yogyakarta: Andi.

Munawar. (2005). Pemodelan Visual

Menggunakan UML.

Yogyakarta: Graha Ilmu.

Priyanto, R. (2008). Langsung Bisa

Visual Basic .Net. Yogyakarta:

Andi Offset.

Ramdan, A. (2006). Pemrograman WEB

Database PHP & MySql. Jakarta:

Elex Media Komputindo.

Romney, M., & Steinbart, P. (2004).

Sistem Informasi Akuntansi.

Jakarta: Salemba Empat.

Sadeli, M. (2008). Pemrograman

Database dengan Visual Basic

.Net untuk Orang Awam.

Palembang: Maxikom.

Wicaksono, Y. (2008). Membangun

Bisnis Online dengan Mambo.

Jakarta: Elex Media

Komputindo.

Widodo, P. P., & Herlawati. (2011).

Menggunakan UML Informatika.

Bandung: Andi.

 

 

 

 

NAMA : PRASETYO NURRAHMAN

KELAS  : 3KA03

NPM    : 15118583

 

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar